
Suasana kebersamaan siswa saat foto bersama, sambil membawa karya jurnalistik yang menjadi bukti proses belajar dan kreativitas mereka. (dok ivan febriyanto)
Surabaya, Muhyiddin – Workshop pelatihan jurnalistik digelar hari ini, Kamis (22/1/2026), di lingkungan Yayasan Muhyiddin yang melibatkan siswa MI Muhyiddin, MTs Muhyiddin Qur’aniy, dan MA Cahaya Muhyiddin. Kegiatan ini bertujuan membekali pelajar kemampuan dasar jurnalistik sekaligus meningkatkan kualitas berpikir kritis dan literasi media sejak dini.
Pelatihan menghadirkan Rudy Prasetya, S.S., M.Med.Kom., akademisi dan praktisi media lulusan Magister Media dan Komunikasi Universitas Airlangga Surabaya. Dalam materinya, Rudy menekankan bahwa menulis tidak bisa dilepaskan dari rumus dasar jurnalistik.
“Menulis itu seperti kimia dan matematika. Ada rumusnya. Dalam jurnalistik dikenal 5W+1H yang harus dipahami agar berita runtut, logis, dan mudah dipahami,” ujar Rudy Prasetya saat menyampaikan materi.

Rudy Prasetya saat memandu sesi pelatihan jurnalistik, mengajak siswa memahami dasar penulisan
juga menjelaskan karakter hard news yang menggunakan pola piramida terbalik, di mana informasi terpenting diletakkan di awal berita. Menurutnya, kebiasaan menulis akan berdampak langsung pada pengembangan kualitas individu.
“Menulis itu bisa meningkatkan kualitas individual. Cara berpikir menjadi lebih sistematis, kritis, dan bertanggung jawab terhadap informasi,” tegasnya.
Antusiasme peserta terlihat dari keterlibatan aktif siswa dalam sesi diskusi dan praktik menulis. Dwi, siswi kelas XI MA Cahaya Muhyiddin, mengaku mendapatkan banyak nilai manfaat dari kegiatan tersebut.
“Saya mendapat pesan dan nilai manfaat yang baik. Menulis ternyata tidak sekadar menuangkan kata, tapi juga menyampaikan fakta,” ungkap Dwi.
Hal senada disampaikan Rizki, salah satu peserta, yang mengaku memperoleh pengalaman baru.
“Saya mendapatkan pengalaman baru menjadi jurnalis cilik. Awalnya hanya sering baca berita, sekarang jadi paham cara membuatnya,” katanya.

Foto bersama para pemenang lomba karya jurnalistik siswa, dengan Juara I Rovi’ah Lidia di sisi kiri, Juara II Rizki Ramadany di bagian tengah, dan Juara III Evi Dhohiroh Wa Bathinah di sisi kanan.
Sebagai bentuk apresiasi, Rudy Prasetya juga mengumumkan pemenang lomba karya jurnalistik siswa yang karyanya langsung dicetak, diprint, dan dikoreksi dalam sesi pelatihan. Juara I diraih oleh Rovi’ah Lidia (kelas VIII MTs Muhyiddin Qur’aniy), Juara II oleh Rizki Ramadany (kelas X MA Cahaya Muhyiddin), dan Juara III oleh Evi Dhohiroh Wa Bathinah (kelas V).
Melalui workshop ini, pihak sekolah berharap budaya literasi dan jurnalistik pelajar terus tumbuh, sehingga siswa tidak hanya aktif mengonsumsi berita, tetapi juga mampu memproduksi informasi yang akurat, bertanggung jawab, dan bermanfaat bagi masyarakat.







